Para Pencari Laila #9

Sesampainya Laila di dapur,ia langsung bergegas menyapu dapur..dan lagi lagi ada yang mendekatinya dan ternyata ustadzah Ega.
"Laa" panggil ustadzah Ega
"Muhun ustadzah"kali ini Laila menggunakan bahasa sundanya karena ustadzah Ega merupakan suku Sunda
"Iyeu Tulung melikeun ustadzah tipung jeng royko nyak la"
Suruh ustadzah Ega sambil menyodorkan uang 10 RB.
"Muhun" jawab Laila
.....
Setelah menyapu selesai lailapun langsung menuju kamarnya untuk mengajak Nova membeli pesanan ustadzah Ega
"Assalamualaikum" salm Laila kepada teman teman sekamarnya
"Waalaikusallam"serentak jawab mereka yang ada di dalam kamar
Dan lailapun langsung mengajak Nova untuk ikut membelikan pesanan ustadzah Ega,krna tidak mungkin jika Laila pergi sendirian ke luar sana
"Nova,tolong anter aku yuk,"ajak Laila sambil bercermin membenarkan jilbabnya
"Kemana la"tanya Nova yang sedang membaca novel sambil mengistirahatkan badanya di kasur
"Ini di suruh ustadzah ega,beli terigu sama royko,"
"Hoalah yaudah yuk" jawab Nova sambil membangunkan badanya dari tempat tidur dan langsung mengenakan jilbab
"Oh iya la kita harus izin dulu sama ustadzah Annis"
"Oh iya va,aku lupa"
"Hem tumben nii lupa hehe,hayo abis ketemu siapa di dalam?" Tanya Nova sambil menyenggol-nyenggol bahu Laila
" Sudahlah nanti saja ceritanya,kita sudah di tungguiin sama ustazah Ega"
Laila dan Nova pun langsung bergegas menemui ustadzah Annis,untuk meminta izin
Setelah mendapatkan surat izin dari ustadzah Annis ,Nova dan lailapun pergi ke warung yang ada di luar pondok untuk membelikan pesanan ustadzah Ega..
Kaki Laila dan Nova mulai melagkah menuju warung,,..
Di perjalanan warung Nova dan Laila melihat ada Gus Ade yang sedang bersama Ilham
"De,delik Rono enek bidadari keluar dari sebuah istana, masyaalloh de hati ku ser ser.Delo e" kata Ilham yang di mana matanya tertuju kepada Laila
"Enek sopo loh aku gak ndelo"jawab Ade sambil memperhatika lingkungan sekitar
"Iku loh de,Laila"
"Hemm kebiasaan, ham wes lah iku bulan puoso, kurang-kurangi ngebucine" kata Ade sambil membenarkan pecinya
"Aku bukan bucin tapi aku Iki kasmaran loh,Delo de mosok kuwe rak terpesona Karo kecantikan Laila" kata Ilham
" Ham ham ham ,bulan puoso kita haru mengejar malam Lailatul Qadar bukan nurlailatul" kata Ade
"Hem Iyo Iyo de,"jawab Ilham yang masih saja memperhatikan Laila..
..
Laila dan Nova pun mulai mendekat kepada Ilham dan Ade, karena warung yang mereka tuju itu tepat di sebelah mereka duduk
"Assalamualaikum" sapaIlham kepada Laila
"Waalaikusallam"jawab Laila dengan sedikit senyum sambil menunduk
"Mau kemana la"tanya Ade
"Oh Niki mas arek tuku terigu kambe royko" jawab Laila
 ...
 Setelah membeli royko  Laila dan Nova pun langsung menuju kepondok kembali..
 Bersambung
0 Komentar untuk "Para Pencari Laila #9"

Back To Top